Penyakit Yang Langka - 4 Wanita Bersaudara Kehilangan Payudara dan Muncul Penis

No Comments

Penyakit Yang Langka 


Penyakit Yang LangkaSebut saja T (42) dan S (37), yang merupakan warga Desa Sokosari, Bumijawa, Kabupaten Tegal. Mereka mempunyai anak empat bersaudara yang masing-masing berusia 18 tahun, 12 tahun, empat tahun, serta dua tahun. Keempat anaknya ini menurut penelitian yang dilakukan Universitas Diponegoro, Semarang, mengalami kerancuan kelamin. Didampingi orang tuanya dan beberapa perangkat desa setempat, keempat bersaudara tersebut mendatangi Fakultas kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang.
Apa yang dialami oleh keempat bersaudara ini menurut Prof Sultana M H Faradz, Direktur Centre for Biomedical Research yang menjadi Ketua Tim Penyesuaian Kelamin adalah kerancuan kelamin.

Maksud dari kerancuan kelamin tersebut adalah, secara genetik kempat bersaudara tersebut adalah perempuan dengan bentuk kelamin yang menyerupai vagina, akan tetapi pada bagian klitoris terlihat membesar dan dapat dikatakan bentuknya seperti alat kelamin laki-laki. Seperti dilansir Antara, Prof Sultana mengatakan, "Kasus ini sebenarnya sudah kami tangani sejak 2011 lalu, namun ada penambahan pasien, yakni anak bungsu pasutri asal Tegal itu yang juga mengalami kerancuan kelamin.

Jadi, bukan berkelamin ganda." Meski keempat bersaudara tersebut secara genetik adalah perempuan, namun 2 dari empat bersaudara tersebut yang berusia 12 tahun dan 4 tahun diperlakukan dan diidentitaskan menjadi laki-laki.

Penyakit Aneh 

Meskipun Sultana menjelaskan jika keempatnya mempunyai genetik sebagai perempuan, akan tetapi identitasnya tetap, ada laki-laki juga ada perempuan. Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH) atau kelainan genetik yang menimpa empat bersaudara tersebut di jelaskan oleh Sultana akibat dari gen yang diturunkan oleh Ayah dan ibunya.

Sultana akan melibatkan ahli-ahli dalam bidang yang terkait seperti dokter bedah, dokter anak, psikiater dan psikolog, sebagai langkah yang berhati-hati dalam menentukan jenis kelamin. Biasanya pada penderita CAH lebih banyak memiliki hormon laki-laki dibanding dengan hormon perempuan,hal itu disebabkan oleh kelainan pada kelenjar anak ginjal.

Sultana juga mengatakan, "Sebenarnya, pasutri asal Tegal itu memiliki 10 anak. Namun, empat anak di antaranya meninggal dunia. Dari enam anak, empat di antaranya mengalami kerancuan kelamin. Sementara dua anak normal."

Penyakit Yang Mematikan 

Sultana menduga jika terlalu lama dan tidak terobati CAH yang mengakibatkan anak dari pasangan tersebut meninggal dunia. T (42), yang merupakan ayah empat bersaudara tersebut mendapat undangan dari Rumah Sakit Nasional Diponegoro untuk melakukan kontrol atau pengecekan.

Dia mengatakan, "Saya bawa lima anak saya ke sini. Tiga di antaranya dinyatakan mengalami gangguan CAH, sementara dua lainnya normal. Anak sulung saya yang sekolah di luar kota juga dinyatakan mengalami CAH."

Jadi anak yang dianggap mengalami CAH itu karena payudara menghilang, bertambah besarnya suara, serta tumbuhnya kumis.


Posted By : www.winbet303.com
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment